Orang kaya, selalu punya potensi besar untuk berprestasi dan kaya dan sukses. Karena itu, Baznas adakan Olimpiade Sains khusus siswa kurang mampu.

Jika orang kaya berhak untuk sukses, hal tersebut juga berlaku pada yang tidak mampu. Olimpiade ini contohnya, mempersiapkan siswa tidak mampu untuk terus berprestasi.

Jika biasanya peserta Olimpiade Sains dibuka untuk umum, namun kali ini tidak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro berani tampil berbeda.

Karena BAZNAS merupakan Lembaga pengelola dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), maka Olimpiade sains ini hanya diperuntukkan untuk siswa yang tidak atau kurang mampu. Dalam hal ini, termasuk asnaf miskin.

Olimpiade Sains Tingkat SD/MI, SMP/MTs Se- Kabupaten Bojonegoro tersebut dilaksanakan selama 2 hari. Yakni babak penyisihan yang dilaksanakan pada hari Sabtu pada (21/11/2020) di 12 kecamatan yang ada di Bojonegoro. Selanjutnya, babak final diselenggarakan di Aula FKUB Bojonegoro pada Senin (23/11/2020).

Nabs, agenda tersebut merupakan bentuk realisasi dari program Bojonegoro Genius. Hal ini disampaikan oleh Ketua BAZNAS Bojonegoro, Bapak Dr. Nurul Huda, M.HI bahwa olimpiade sains ini bertujuan untuk memproteksi pengetahuan siswa-siswi kurang mampu.

Diharapkan mereka bisa menorehkan prestasi sebanyak mungkin meski mayoritas belum atau tidak pernah mengikuti bimbel- bimbel di luar sana, yang biasanya dilakukan oleh siswa mampu guna menunjang pengetahuannya.

“Kalau siswa-siswi yang mampu ikut olimpiade itu biasa. Tapi kami ingin memberikan hal yang berbeda, yakni memberikan kesempatan kepada siswa-siswi kurang mampu untuk bisa ikut olimpiade. Karena sukses adalah hak semua orang,” jelasnya.

Selain itu, Olimpiade Sains tersebut dihadiri oleh Bapak Drs Syaifuddin Idris, M.Pd, beliau mewakili Kepala Diknas yang berhalangan hadir.

Beliau menuturkan “Program ini sangat bagus, karena membantu Dinas Pendidikan dan juga pemerintah untuk meningkatkan mutu Pendidikan. Apalagi ini Olimpiade khusus mustahik (siswa- siswi tidak mampu). Ini Olimpiade Sains pertama kali yang saya jumpai. Saya mengapresiasi kegiatan ini.”pungkasnya.

Adapun pemenang tingkat SD/MI diraih oleh Juara 1 Luthfiana Maghfiroh (MI Fattahul Huda), Juara 2 Ahmad Al Fitroh (SDN Mojodeso 2), Juara 3 Afniatus Sholekhah (MI Muntafa’ul Ulum), Juara Harapan 1 Aunuril Yufa Agustin (SDN Kedaton 2), Juara Harapan 2 Dyah Ayu Saskia Kirana (SDN Drokilo 1).

Dan pemenang tingkat SMP/MTs diraih oleh Juara 1 Enno Ajeng Larasati (MTS Islamiyah Temayang), Juara 2 Madela Al-Muslimah (SMPN 5 Bojonegoro), Juara 3 Tania Sulistiya (SMPN 1 Purwosari), Juara Harapan 1 Ribka Saraswati (SMPN 1 Kanor), Juara Harapan 2 Imelda Sholihatus (SMPN 1 Kanor).

Adapun total hadiah beasiswa pendidikan senilai 40 Juta rupiah. Diharapkan, muzakki di Bojonegoro semakin meningkat, sehingga memberikan korelasi positif terhadap peningkatan program-program Bojonegoro Genius ke depannya.

Sumber : Jurnaba.Co

Tags:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *