Jl. Trunojoyo no. 07 Bojonegoro
(0353) 351700 , 081239956080
baznaskab.bojonegoro@baznas.go.id

Makmurkan Masjid, BAZNAS Bojonegoro Harap UPZ Masjid di Kecamatan Malo Segera Terbentuk

Amanah, Profesional & Akuntabel

 

Pada Rabu, (18/03/2020) BAZNAS Kabupaten Bojonegoro mengadakan silaturahmi dan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid. Agenda tersebut bertempat  di Masjid Besar Al-Abror, Kecamatan Malo yang berlangsung pada pukul 09.30 WIB-11.30 WIB. Dalam sosialisasi tersebut, yang menjadi narasumber adalah Ketua Baznas Kabupaten Bojonegoro beserta Wakil Ketua I, beliau Dr. Nurul Huda, M.HI dan  Agus Sholahuddin, M.HI. Tak hanya itu, para relawan  BAZNAS Bojonegoropun  turut hadir dalam membantu agenda tersebut.

Sebagai pembuka, agenda ini diawali dengan do’a yang dibawakan oleh MC. Selanjutnya, Dr. Nurul Huda,M.HI menjelaskan materi terkait pembentukan UPZ Masjid. Hal ini merupakan tindaklanjut dari Undang-Undang Perbaznas No 2 tahun 2016 terkait Optimalisasi Pengumpulan Dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) melalui UPZ Masjid. Dengan demikian, pengumpulan dana ZIS akan lebih maksimal. Pun terkait pemerataan manfaat dana ZIS.

“Berdasarkan Undang-Undang Perbaznas No 2 tahun 2016 ada kewenangan BAZNAS yang diperbolehkan membentuk UPZ Masjid. Yang pertama kali dulu kita bentuk di Dinas pendidikan wilayah dan di sekolah. Selanjutnya, kita akan adakan dan bentuk UPZ di tingkat masjid yang ada di seluruh kabupaten Bojonegoro.” Ujar Nurul Huda selaku ketua BAZNAS.

Penjelasan materi selanjutnya dilanjut oleh Ustadz Agus Sholahuddin,M.HI. Selaku wakil ketua I Bidang Pengumpulan, beliau memaparkan, “Dengan terbentuknya UPZ Masjid tentunya dapat mengentaskan kemiskinan masyarakat yang ada di kabupaten Bojonegoro. Pun juga dalam pembentukan UPZ Masjid ini, bahwasanya supaya Masjid yang sudah menjadi UPZ sah menjadi Amil syar’i dan sebagai wakil mustahiq”.

Masjid yang siap dibentuk UPZ akan diterbitkan surat keputusan (SK) dari BAZNAS Kabupaten Bojonegoro. Pun UPZ masjid dapat membuat program pendistribusian seperti santunan fakir miskin, bantuan orang sakit, bantuan gerobak, dan lain sebagaimya yang menyangkut pendayagunaan ZIS tersebut.

Meskipun hanya diikuti sekitar 25 orang takmir Masjid namun agenda tersebut berjalan dengan lancar. Semua takmir Masjid yang mewakili sangat antusias. Sebagai penutup pimpinan Baznas juga membuka pertanyaan. Ada sekitar 3 takmir yang bertanya terkait UPZ Masjid. Ke depan, Pimpinan BAZNAS Bojonegoro berharap agar pembentukan UPZ Masjid ini dapat segera terealisasi, sehingga pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat semakin berkembang. (Ungzila/Rahayu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *